Hana ku…

Malam ini untuk pertama kalinya saya tidur sendirian sejak 9 november 2007, pertama kali Hana lahir, putriku…
Setiap malam adalah momen penting dalam hidup saya yaitu ketika bercanda dan memberikannya pelukan hangat untuk tidur.
Malam ini Hana tidak ada di rumah, sendirian… terasa hati sangat sepi dan dada terasa sesak;;; Oh ya Allah yang Maha kuasa, ditinggal untuk sementara aja sudah begini sakitnya…
Hana ku…

By lialaesa Posted in Umum

Perempuan…

Setiap kali mengingat sosok perempuan yang satu ini, saya selalu mencucurkan air mata tanpa sengaja.
Ketulusan dan kesabarannya seolah tidak pernah padam ditengah kehidupannya yang cukup sulit.
Dia kini usianya sudah tidak muda lagi, setengah abad. Garis-garis di wajahnya memberi tanda kalau usianya
sudah tua, kulitnya yang putih bersih juga sudah nampak berkerut. Namun yang paling kentara kulit lehernya yang kini nampak kendor. Meskipun begitu, dia tetap nampak cantik, sisa-sisa pesonanya masih menarik untuk terus dikagumi.

Saya memperhatikan dia dan kehidupannya sudah sejak lama. Dia adalah sosok wanita yang selalu menginspirasi setiap perempuan harusnya. Bagaimana tidak, kisah hidupnya yang penuh duka tak sedikitpun dia berpasrah, tetap dia jalani dengan semangat tak kenal lelah.
Setiap jam setengah empat pagi, dia sudah bangun dari tidurnya, mencuci pakaian kotor dengan menggunakan tangan sampai adzan subuh tiba. Setelah selesai shalat subuh dia masih harus membersihkan seluruh ruangan rumah, mengepel, mencuci piring dan semua pekerjaan rumah lainnya. Selesai itu dia masih harus menyiapkan sarapan pagi untuk seluruh anak-anaknya yang masih kecil. Ah ini cerita biasa yang sering-ibu-ibu lakukan bukan begitu?

Ada yang tak biasa, setiap pagi setelah selesai mengurus rumah dan anak-anak, dia masih harus mengurus suaminya yang terbaring sakit… struk. Hampir enam tahun suaminya terbaring sakit, tidak memberikan nafkah lahir maupun batin. Apalagi suaminya bukan seorang pegawai negeri jadi sama sekali tidak ada yang namanya uang pensiun. Meskipun begitu, perempuan ini dengan sabar senantiasa mengurus suaminya dengan telaten, tidak pernah mengeluh cape, tidak pernah bicara tentang kesulitannya pada siapapun. Bagaimana dia mengidupi keluarganya untuk makan dan anak-anak untuk sekola? Dia terima pekerjaan untuk membersihkan rumah orang lain dengan bayaran yang untuk makan pun tidak cukup.

Dari pagi hingga sore hari, tidak ada hentinya dia bekerja tanpa memikirkan kesenangan hidupnya. Hari-harinya yang sulit tetap dia jalani dengan penuh kesabaran. Rupanya keberuntungan memiliki paras yang cantik bertolak belakang dengan nasib hidupnya yang serba sulit, suami bertahun-tahun sakit dan tidak punya penghasilan. Namun tak pernah sekalipun dia menyeleweng, padahal parasnya yang cantik mampu untuk menarik pria manapun mendekatinya.

Setelah bertahun-tahun sakit, suaminya menghembuskan nafas terakhir dengan tenang dan damai karena melihat kesetiaan istrinya yang tidak tertandingi oleh siapapun.

Suatu ketika dia bertemu dengan seorang teman lama ketika sekolah dulu. Temannya ini seorang pria yang sudah cukup sukses, dia seorang duda, punya jabatan, punya rumah mewah, kendaraan, ya kira-kira lumayan lah kehidupan yang mapan. Uniknya, sejak smp si temannya ini sudah suka sama dia dan begitu mengetahui kehidupannya yang serba sulit berniat untuk membantunya tapi tentu bukan tanpa syarat, dia harus mau dinikah.

Dengan iming-iming kehidupan yang serba ada, sang perempuan sama sekali tidak tergoda. Dia tetap teguh dengan pendiriannya untuk menjaga dan merawat anak-anaknya sampai dia menjadi seorang nenek yang akan dikagumi oleh cucu-cucunya kelak.

Kekaguman saya terhadap sosok perempuan ini sangat besar, meskipun dilanda kesusahan dia tetap tegar menjalani hidupnya. Namun ada pertanyaan yang selalu ingin saya tanyakan padanya :
“Kenapa dia begitu setia kepada suaminya?”
“Seperti apa sosok suaminya sehingga tak tergantikan?”

Guru Kita …

Gambar di bawah ini saya ambil pada acara trip anak-anak PAUD ke sebuah persawahan, coba perhatikan :

Ibu guru malah memakai payung, sedangkan murid-murid PAUD nya dibiarkan aja kepanasan. Jika Anda adalah salah satu orang tua dari murid-murid ini, apa yang akan anda bilang kepada ibu gurunya?

Tulisan Hari ini

Karena dengerin lagu Iga Mawarni yang berjudul cinta, ada satu kalimat yang saya ingat pada siang hari ini :

“Ketika seseorang tidak mampu lagi mengetahui kabar kekasihnya bahkan sekedar kabar angin semu,

hanya bait-bait doa yang tak henti-henti mengalir di setiap lamunannya.”

ehm… lamunan….

ini lagunya, cekidot…

 

Solving TSP 8 Kota di Pulau Jawa

Tulisan ini hanya sharing tentang penyelesaian TSP 8 kota di pulau Jawa. Dulu ini merupakan salah satu tugas kuliah artificial intelijen.

Deskripsi problemnya seperti ini :
Diketahui peta jarak antar kota besar di beberapa pulau Jawa sebagai berikut :

Cari jalur terdekat untuk mengelilingi/mengunjungi semua kota, kemudian kembali ke kota awal.

Penyelesaian :

Untuk menyelesaiakan problem di atas, saya menggunakan algoritma tabu search dengan bahasa pemograman delphi. OIa program ini saya modifikasi dari website : inilahjalanku.com.

ini screenshot gambarnya :

 

Untuk program dan laporannya, silahkan download zip nya disini

 

 

 

Keresahan di Dunia Pendidikanku…

Sistem pendidikan nasional rupa-rupanya sangat dinamis dengan berbagai perubahan yang terus menerus terjadi. Kini giliran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), isu yang lagi hangat dibicarakan adalah bahwa tahun depan ujian tulis (utul) akan dihapuskan. SNMPTN yang ada hanya melewati jalur undangan. Kenapa ini jadi meresahkan? Ya… beberapa pihak merasa resah karena dengan tidak adanya utul secara otomatis akan merubah sistem yang selama ini berlangsung terutama di dunia bimbingan tes (bimbel). Jika utul ditiadakan maka intensif snmptn sudah tidak akan laku lagi. Nah bagi sekolah swasta ini juga masih merupakan tanda tanya besar. Kenapa? Karena sebagian siswa biasanya lulus ke perguruan tinggi negeri lewat utul. Kadang kala, siswa yang asalnya biasa-biasa dia dapat lulus di utul, bukan faktor dia memiliki kemampuan biasa-biasa namun semasa dia sekolah banyak faktor yang menyebabkan dia tidak bisa berprestasi.
Gejolak apa yang kemudian akan muncul jika SNMPTN benar-benar menggunakan nilai UN namun pelaksanaan UN masih sama-sama aja dengan yang selama ini digelar?
Persoalan UN, ujian yang satu ini mungkin harus dikaji validitasnya secara komprehensif. benarkah nilai UN siswa-siswi kita yang kerap kali AMAZING ini benar-benar murni?

Keroro The Movie

Pernah denger judul film kartun yang satu ini? Keroro The Movie
Sy jg baru tau hari ini, kbetulan ini hr minggu jd disempatkan nonton bareng dengan anak. Kartunnya sih biasa aj, tapi ada yang lucu, ceritanya si keroro mau melawan monster jahat Keruru, Si keroro mulai beraksi kemudian mengeluarkan jurusnya sambil berteriak : “Jurus Tambah uang saku… hiaaat…..”
denger nama jurusnya saya jadi tertawa, sy juga pingin dong kalau dikasih jurus itu :)
Monsternya malah tambah kuat, si keruru kembali mengeluarkan jurusnya :
“Jurus bereskan rumah sendiri…”
Ini film nyindir saya kali ya, yg lagi males beres-beres rumah tapi pingin tambahan uang saku … :)

Dunia Pendidikan yang Tidak Mendidik

Tidak jarang di lingkungan sekolah malah terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan atau norma. Tapi sangat ironis, ketika kita berada di dalamnya namun tidak dapat berbuat apa-apa karena banyak faktor.
Pertanyaan yang tidak perlu jawaban : ” Kenapa di dunia pendidikan ini malah kita tidak mengindahkan hakekat pendidikan itu sendiri.?”
Pembentukan karakter, itu yang paling penting dari sebuah produk pendidikan. Kelihatannya masih cuma wacana, teori dan dokumen aja. Pelaksanaan di lapangan masih cukup sulit. Setuju gak? :)